Tampilkan postingan dengan label mendagri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mendagri. Tampilkan semua postingan

Mendagri Akui Ada Ormas yang Anti-Pancasila dan berlindung di balik Toleransi

06.32.00 Add Comment

AntaraPagi - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, gerah dengan salah satu organisasi masyarakat (ormas) yang anti-Pancasila. Karenanya, pemerintah bakal merumuskan regulasi untuk melarang ormas itu. Sayangnya, Tjahjo enggan menyebut ormas dimaksud.
"Saya enggak bisa sebut, tapi ada lah. Ada organisasi yang cukup besar yang terang-terangan anti Pancasila," kata Tjahjo seusai menghadiri acara Rembuk Nasional yang digelar Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) di Kantor Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Senin (9/5).
Dia menyatakan, payung hukum pelarangan tengah disiapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung (Kejagung). Aturan itu, kata Tjahjo, nantinya bakal menjadi pegangan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).
"Supaya Pak Bupati, Pak Kapolres, Dandim enggak binggung. Sudah ada rapat antara Kemdagri, Kejaksaan Agung dan Mabes Polri. Nanti akan ada aturan, entah siapa yang akan mengeluarkan apakah Kemdagri, Kejaksaan Agung atau Mabes Polri," ujarnya.
Secara prinsip, dia menegaskan, pemerintah tak ingin terjebak pada masalah toleransi. "Kadang kan ada yang berlindung di soal toleransi. Enggak bisa dong. Kalau sudah menghujat Pancasila," tegasnya.
Menurutnya, Pancasila merupakan dasar negara. "Perekat bangsa kita. Memang Pancasila bukan agama, tapi Pancasila perekat semua kelompok serta budaya yang ada," ujar Tjahjo.
"Karena itu, kalau ada ormas yang terang-terangan menentang Pancasila, anti Pancasila, ini bahaya," tambahnya.Beritasatu.net

Heboh !!! Bupati Purwakarta :Anggota DPR disuruh cepat-cepat jadi Bupati, jadi Gubernur Asal jangan Presiden Kenapa?

Kicauan Tifatul Soal Penyebab Pemerkosaan Yuyun Tuai Kecaman

Cerita Ahok dimarahi ketika Sumbang Masjid berujung sukses Pilkada Belitung


Kabar Baik neh !!! Mendagri Sebut Pembubaran Ormas Besar Tengah Dibahas Kejagung dan Polri

01.13.00 Add Comment

AntaraPagi- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku telah membubarkan organisasi massa atau ormas besar yang secara terang-terangan mendeklarasikan anti-Pancasila.

"Kita tidak boleh main-main dengan kelompok atau perorangan yang antipancasila," katanya di sela kegiatan Rembuk Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia di Purwakarta, Senin (9/5/2016).

Tjahjo mengimbau agar seluruh pemerintah daerah di Indonesia bertanggung jawab dan mewaspadai keberadaan kelompok masyarakat yang antipancasila, termasuk kalangan anggota legislatif di berbagai daerah, perlu memperhatikan keberadaan ormas-ormas yang ada di daerahnya.

Mendagri mengkhawatirkan ada ormas di daerah tersebut yang anti-Pancasila.

"Pemda tidak boleh lepas tanggung jawab dengan keberadaan ormas anti-Pancasila," kata dia.

Tjahjo berpesan agar seluruh pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dengan TNI/Polri. Dua lembaga itu dinilai sebagai lembaga yang lengkap dan umumnya menguasai daerah dengan menggunakan intelkam dan intelijen.

Sementara itu, ditanya tentang ormas yang diakuinya telah dibubarkan, Tjahjo enggan menyebutkan nama ormas tersebut. Dia hanya menyebutkan kalau ormas itu merupakan ormas besar yang berada di Indonesia. Kini, pembubarannya sedang dibahas di Kejagung dan Polri.Kompas.com
baca juga :

Heboh !!! Bupati Purwakarta :Anggota DPR disuruh cepat-cepat jadi Bupati, jadi Gubernur Asal jangan Presiden Kenapa?

Kicauan Tifatul Soal Penyebab Pemerkosaan Yuyun Tuai Kecaman

Cerita Ahok dimarahi ketika Sumbang Masjid berujung sukses Pilkada Belitung